Archive for the ‘Lifestory’ Category

Klik disini untuk cerita sebelumnya

SEBUAH AKHIR: Every ends is a new beginning…

Debu dan asap beterbangan memenuhi  atmosfir. Tiap partikelnya membiaskan spektrum jingga lampu jalan raya, merefleksikan warna menyala pada langit malam Jakarta. Aku rindu menatap hamparan hitam langit Yogya dari lantai dua kamar yang ku sewa.  Kepadanya, aku betutur  tentang rasa gundah yang menyesakkan dada. Tentang  IPK ku yang pas-pasan, gajiku yang hanya cukup untuk makan, surat lamaran yang tak kunjung ada balasan, ayah yang mendesakku kembali ke kampung halaman, juga kesendirianku yang menjadi bahan gunjingan. Seolah tak kan habis untuk dikisahkan pada seribu satu malam.  Aku bertahan. Rupanya, diantara himpitan kegundahan  masih tersisa ruang kecil untuk sebuah impian. Impian yang kemudian membawa langkahku untuk mendatangi metropolitan meraih secercah harapan. (more…)

Advertisements

SEBUAH AWAL: It’s not a destination, it’s a journey…

“Mbak, gak pengen bunuh dirikan?” suara itu memecah lamunanku.

Aku berpaling ke kanan. Lelaki berusia empat puluhan menatapku cemas. Kemeja biru berlengan pendek dengan motif kotak-kotak  dan celana hitam membalut tubuhnya. Pastilah dia karyawan di perusahaan yang menghuni salah satu pencakar langit  di sekitar jembatan penyeberangan dimana aku berdiri sedari tadi. Sikapnya barusan menggugurkan hipotesisku. Tadinya aku berpikir, hanyalah orang-orang yang peduli pada uang dan jabatan  saja yang berhabitat di hutan beton ini. Ternyata aku salah. (more…)